Menjadi Partner Menyenangkan bagi Balita Anda

Masa balita adalah masa yang dikenal sebagai golden age—masa emas. Masa saat perkembangan otak anak sedang mengalami masa menyerap, menyimpan, dan mengekplorasi hal-hal yang ingin mereka lakukan, senang bermain, dan peka terhadap rangsangan sekitar. Di masa ini, tentu saja, pendampingan orangtua sangat berperan penting.

Keingintahuan balita juga akan membuatnya sering bertanya, tentang apa saja. Seiring bertambahnya usia, pertanyaannya semakin banyak dan beragam, dari yang mudah dijawab hingga yang membuat orangtua harus berpikir keras, misalnya bagaimana adik bayi bisa muncul di dalam perut? Mengapa orang yang sudah besar harus menikah? Dan sebagainya.

Membiasakan balita Anda mendapatkan informasi yang benar, akan membangun kecerdasan yang luar biasa. Lebih dari itu, sistem kepercayaan terhadap orangtua pun terbentuk secara utuh, anak akan percaya bahwa orangtua adalah partner bicara mengasyikkan. Anda pun mudah mendeteksi jika ada sesuatu yang tidak biasa terjadi pada anak.

Berikut tip saat menjawab pertanyaan balita Anda.

  • Tetap tenang, coba cerna latar belakang anak bertanya. Hal ini saya pelajari saat membaca sebuah buku saat ada seorang anak bertanya, “What is sex?”. Pertanyaan itu kontan membuat oranguanya kalang-kabut. Padahal, saat ia bertanya lebih lanjut latar belakang pertanyaan itu, ternyata anak tersebut hanya ingin tahu mengapa di ID Card kedua orangtuanya ada kata tersebut: Sex: Male/Female.
  • Berikan jawaban sejujur mungkin dengan bahasa yang lebih sederhana sesuai dengan daya tangkap anak. Jika sulit menyederhanakan bahasa, pakailah jurus ‘dongeng’. Misalnya, mengibaratkan organ tubuh sebagai sebuah kerajaan dengan hati, jantung, paru-paru, dan lainnya sebagai punggawa kerajaan.
  • Jika memang membingungkan, tangguhkan dulu, tetapi jangan lupa dicatat. Jelaskan saat jawaban sudah didapat atau ajak anak mencari jawabannya bersama dengan membaca buku/browsing.

--Temukan puluhan pertanyaan yang biasa diajukan balita dalam kehidupan sehari-hari dan solusi jawaban yang masuk akal bagi anak-anak, sekaligus sesuai dengan tahapan perkembangannya dalam buku Balita Bertanya, Anda Menjawab